Selamat Datang di Website Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Fajar. Program Studi Unggulan. SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS FAJAR TAHUN 2017 DI KAMPUS ENTREPRENEUR... UNGGUL DAN INOVATIF!

Sabtu, 18 Juni 2016

Unifa Sudah Berlakukan Sistem Drop Out

MAKASSARDekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Fajar,DR. Hj. Hadiati, M.Si baru-baru ini mengeluarkan Surat Keputusan Dekan No: 0507/A/DFEIS-UNIFA/VI/2016. Kamis, 16 Juni 2016, terkait penanganan Mahasiswa Tidak Aktif di Lingkup Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UNIFA.

Dengan dikeluarkanya Surat Keputusan Dekan No: 0507/A/DFEIS-UNIFA/VI/2016 maka, dalam hal ini, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Hj. Yusmanizar, S.Sos, M.I.Kom mengeluarkan pengumuman berupa penanganan Mahasiswa Tidak Aktif di Lingkup Program Studi Ilmu Komunikasi yang berbunyi:

1. Bagi mahasiswa transfer dari STIKOM Fajar dan angkatan 2008 s/d 2009 secara otomatis dinyatakan mengundurkan diri dan tidak tercatat lagi sebagai mahasiswa UNIFA terhitung pada semester ganjil Tahun Akademik 2016/2017.

2. Bagi mahasiswa angkatan 2010 yang tidak aktif namun telah mencapai 100 SKS masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan studi dengan catatan terdaftar pada semester ganjil Tahun Akademik 2016/2017.

3. Bagi mahasiswa angkatan 2010 yang tidak aktif namun telah mencapai 100 SKS masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan studi dengan catatan terdaftar pada semester ganjil Tahun Akademik 2016/2017. Sedangkan bagi mahasiswa angkatan 2011 s/d 2014 yang tidak aktif selama tiga (3) semester berturut-turut akan dianggap mengundurkan diri.

4. Di Universitas Fajar sendiri batas studi berlaku hingga tujuh (7) tahun. Jika mahasiswa tidak menyelesaikan studi dalam jangka waktu tersebut, maka pihak kampus Universitas Fajar berhak untuk mengeluarkan mahasiswa yang bersangkutan.

Nah, Pada kesempatan kali ini redaksi Komunikasi Unifa akan mengulas mengenai Drop Out (D.O) di kalangan Mahasiswa khususnya di lingkup Universitas Fajar. Berbicara soal Pemberhentian Status Kemahasiswaan atau Drop Out (D.O.) adalah proses pencabutan status kemahasiswaan atas diri mahasiswa, disebabkan oleh hal-hal tertentu yang telah ditentukan oleh perguruan tinggi bersangkutan.

Dengan adanya sistem D.O. diharapkan mampu membuat seorang mahasiswa untuk menciptakan sebuah jati diri yang baik. Pemberlakuan sistem D.O. secara konsisten, sekaligus bisa menjadi syok terapi bagi mahasiswa lainnya. Dengan kondisi ini, bisa dipahami kebijakan yang dikeluarkan pihak perguruan tinggi sebagai salah satu upaya mendidik mahasiswa.

Gambar/Ilustrasi Program Studi Ilmu Komunikasi (Redaksi)

Rib’I Hanzholah, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Angkatan 2013 ini berkomentar dan mengatakan “kalau yang saya pribadi rasakan sih, bentuk sosialisasi dari kebijakan ini hanya pada hasilnya. Lebih bagus lagi kalau ada juga sosialisasi tentang sebab adanya kebijakan ini, karena saya rasa semua warga kampus harus memahami hal ini, tentunya demi kebaikan kita semua”, imbuhnya.

Misi sebuah perguruan tinggi salah satunya menghasilkan lulusan mahasiswa berkualitas dan bisa menyelesaikan masa studi sesuai ketentuan. Di beberapa perguruan tinggi untuk memacu mahasiswa agar menyelesaikan studi tepat waktu maka diterapkanlah sistem D.O. Mekanisme D.O. digunakan sebagai ancaman kepada mahasiswa agar tidak asal dalam menjalani perkuliahan atau santai, sehingga masa studi yang harusnya bisa diselesaikan dalam waktu tiga sampai empat tahun.

Dilain sisi, menurut Christel Dara Daly, Mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2012 ini juga ikut berkomentar, “menurut saya ini keputusan yang tepat membuat disiplin mahasiswa-mahasiswi UNIFA. Selain itu sekiranya dengan adanya kebijakan ini administrasi juga jadi lebih teratur”, pungkasnya.

Bagi perguruan tinggi adanya sistem D.O. tentu saja membawa dampak positif bagi kampus. Karena masyarakat akan memandang baik setiap perguruan tinggi yang angka kelulusannya tinggi sekaligus berprestasi. 

Semoga sistem Drop Out ini bisa menjadi motivasi diri khususnya di kalangan mahasiswa Universitas Fajar agar lebih giat dalam kuliah. Dan lebih memfokuskan kepentingan perkuliahan daripada aktivitas yang tidak perlu. Maka sebagai seorang mahasiswa yang menginginkan gelar sarjana, mari kita berusaha mencapainya dan sebisa mungkin terhindar dari sistem Drop Out.


EmoticonEmoticon